Prefetch pada Windows

Apakah Prefetch itu?

Prefetch adalah fitur pada Windows XP dan Windows Server 2003 yang berfungsi meningkatkan kinerja pada saat booting dan starting sebuah aplikasi. Caranya adalah: Pada saat booting atau starting sebuah aplikasi, Windows akan mengamati file-file apa saja yang di-load pada saat aplikasi tersebut mengalami inisialisasi. Nah, kali booting/starting berikutnya, Windows akan meload file-file ini sebelum diminta.

Mengapa Prefetch bisa mempercepat Windows? Karena ternyata dalam booting atau inisialisasi, tidak seluruh file di-load, tapi hanya segmen-segmen tertentu yang di-load. Padahal, dari sebuah file, bisa beberapa segmen (yang berbeda-beda) di-load, misalnya kalau aplikasi me-load sebuah file Library (*.dll). Akibatnya, file tersebut akan diakses berulang kali untuk me-load segmen-segmen yang dibutuhkan.

Nah, Prefetch melakukan optimalisasi proses loading ini, dengan mengidentifikasi tidak hanya file-file mana yang perlu di-load, tapi juga segmen-segmen mana dari file-file tersebut yang perlu di load. Akibatnya, alih-alih mengakses file-file yang sama berulang kali, Prefetch mengakses *semua* segmen yang dibutuhkan dari *semua* file yang dipakai pada saat yang sama. Ini sangat mempercepat proses loading dari suatu aplikasi, karena sebelum aplikasi secara eksplisit meminta segmen tertentu, Prefetch telah menyiapkannya di memory.

Satu salah pengertian: Banyak orang menyangka bahwa Prefetch me-load *semua* aplikasi yang pernah dipakai saat booting. Hal ini tidak benar. Prefetch tidak melakukan prefetching jika file tersebut tidak diperlukan. Jadi, sebuah file yang hanya digunakan PhotoShop, misalnya, tidak akan di-load pada saat booting atau saat aplikasi selain PhotoShop dijalankan. File tersebut hanya akan di-load jika pengguna menjalankan PhotoShop.

Mengapa Prefetch itu penting?

Di atas telah saya bahas secara garis besar bagaimana Prefetch bekerja, dan bagaimana Prefetch mempercepat booting dan inisialisasi aplikasi. Tapi Prefetch lebih dari sekedar melakukan loading sebelum diminta. Prefetch juga mencatat urut-urutan segmen/file yang di-prefetch-nya dalam sebuah file yang bernama “layout.ini”. Nah, file ini dapat dimanfaatkan oleh program-program Disk Defragmenter untuk lebih mengoptimalkan posisi layout file-file dalam hard disk. Akibat dari penggunaan file “layout.ini” tersebut, tidak hanya akses hard disk akan lebih cepat lagi, tetapi juga mengurangi beban kerja hard disk yang berarti memperpanjang umur hard disk Anda.

Satu Tanggapan to “Prefetch pada Windows”

  1. Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: