Adu Argumen di Twitter Berakhir Dengan Pembunuhan

Perang komentar di Twitter diduga jadi pemicu terjadinya pembunuhan. Hal itu membuat peristiwa yang terjadi di Amerika Serikat ini dijuluki ‘Twitter Murder’, sebagai kasus pembunuhan pertama yang terjadi akibat Twitter.

Korban bernama Kwame Dancy yang tinggal di New York, ditembak sampai meninggal dunia. Polisi berhasil membekuk tersangka, Jameg Blake, dua hari setelah pembunuhan terjadi. Ironisnya, Blake adalah teman korban sendiri.
Dalam proses pengadilan, postingan di Twitter tampaknya bakal jadi bukti kunci. Keduanya dilaporkan ribut soal wanita dan saling adu argumen di Twitter, bahkan saling mengancam. Pertengkaran di internet ini diduga kuat jadi pemicu tersangka nekat melakukan pembunuhan.

Ibu korban, Madeline Smith mengaku shock mengetahui anaknya kemungkinan meninggal hanya karena perdebatan di Twitter. “Itu bukan alasan untuk menembak seseorang. Sungguh gila, aku tidak tahu apa yang terjadi dengan hal-hal mengenai Twitter ini,” ucap sang ibu. (Ketok)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: